Pencarian

Rabu, 17 Juli 2013

8 TIPS MEMILIH DAN MEMBELI LAPTOP/NOTEBOOK BERKUALITAS


Mau membeli laptop/ notebook baru atau bekas?. Saat akan membeli laptop, terkadang kita bingung, produk mana yang akan kita beli, karena banyaknya merk juga harga dan spesifikasi laptopyang begitu banyak dan bermacam-macam. Lantas, langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan jika mau membeli laptop/ notebook baru atau bekas? Berikut ini saya coba untuk mengulas beberapa8 tips memilih dan membeli laptop/ notebook berkualitas dan cocok untuk anda.
  1. Pilih jenis laptop/ notebook sesuai  kebutuhan. Spesifikasi laptop yang di butuhkan oleh mahasiswa tentu saja berbeda dengan yang di butuhkan oleh pengusaha. Begitu juga jika anda hendak membeli laptop untuk bermain game. Mahasiswa ataupun pelajar mungkin banyak yang membutuhkan laptop untuk mengerjakan tugas-tugasnya, jadi tidak dibutuhkan jenis laptop dengan spec yang sangat tinggi, cukup untuk menyimpan data dan fitur-fitur multimedia lainnya untuk sekedar browsing, dengerin musik dan nonton film, misalnya seperti Asus UX51VZ, Dell XPS 15 (L521X), Asus G46VW-BHI5N43, Acer Aspire M5-581TG-53314G52Mass, HP Envy m6-1101sg, Samsung 700Z5C-S04DE. Lain lagi jika anada mahasiswa atau bekerja di bidang desain grafis berat seperti rendering di maya dan modelling 3D, jelas anda membutuhkan laptop dengan spec yang tinggi. Misalnya prosesor core i3 atau diatasnya, RAM 2 atau 4 GB, juga hard disk yang cukup besar. Sedangkan untuk gaming, apalagi game-game yang cukup berat, tentu di butuhkan laptop dengan spec yang tinggi, misalnya Asus G74S. Nah, sekarang tergantung anda. Untuk keperluan apa dulu anda hendak membeli laptop? kalau anda membutuhkan semuanya, untuk mengerjakan tugas kuliah atau kantor, juga suka gaming dan multimedia yang sangat berkualitas, pilih saja spec yang paling tinggi seperti Asus G74S.
  2. Sesuaikan dengan budget. Ini adalah langkah ke 2 dari 8 tips memilih dan membeli laptop/ notebook yang berkualitas dan saya rasa ini tips yang paling penting hehe… Jelas lah, seberapa tinggi spec laptop/notebook yang anda inginkan, kalau isi kantong tidak mendukung paling ujungnya cuma bisa gigit jari. Sesuaikan budget yang anda siapkan dengan jenis laptop yang anda inginkan, jika budget minim, anda masih bisa membeli laptop dengan spec yang minim namun masih sesuai dengan kebutuhan atau alternanif lainnya ada bisa membeli laptop atau notebook bekas (second).
  3. Pilih yang berukuran kecil. Ini bila tujuan anda untuk mobile, artinya laptop/ notebook selalu di bawa kemana-mana, misalnya 10 inch atau 12 inch dengan daya tahan baterai yang cukup lama dan mempunyai fitur wi-fi yang bagus.
  4. Cari spesifikasi yang lengkap. Sebelum membeli, anda harus mengetahui harga dan spesifikasi laptop yang akan anda beli, caranya gampang anda tinggal tanya mbah google dengan mengetik harga dan spesifikasi ditambah merk dan tipe laptop. Misalnya “Harga dan spesifikasi Asus G74S” . Ini penting agar anda mendapat laptop atau notebook yang anda butuhkan dan juga anda tidak tertipu dengan harga yang ada di took-toko. Anda juga bisa membaca review orang-orang yang telah menggunakan jenis laptop yang anda cari, misalnya dengan mengetik “review Asus G74S”.
  5. Ketersediaan service centre di kota anda. Cari juga ketersediaan service centre dikota anda, ini juga penting karena kalu sewaktu-waktu laptop anda mengalami masalah, anda tidak perlu jauh-jauh untuk klaim garansi atau menservicenya. Cek google, misalnya “service centre asus Bandung”.
  6. Cek garansi. Setiap produsen laptop mempunyai masa garansi yang berbeda. Asus misalnya punya garansi 2 tahun dan klaim garansinya bisa anda dapatkan dimana saja. Pengalaman salah seorang teman yang membeli Asus dari Kanada. Dia bisa mendapatkan klaim garansinya di Indonesia saat mengalami masalah. Pastikan garansi yang di berikan sesuai dengan yang tercantum dalam situs resmi. Jika anda tidak tahu alamat situs resmi berbagai produsen laptop, lagi-lagi bisa nanya mbah google, misalnya dengan mengetik “Asus indonesia”, “Acer Indonesia” dan seterusnya.
  7. Jika anda hendak membeli laptop bekas atau second, anda mesti teliti dan jangan tergiur harga. Lebih baik jika yang masih ada sisa garansi, periksa semua segel untuk memastikan laptop belum pernah di bongkar. Jangan lupa kelengkapan baterai, charger, kartu garansi dan kwitansi toko juga harus di cek. Selain itu, mesti di cek juga jack USB nya, jack charger dan penting juga untuk di test kontras dan brightness pada layar juga cek audionya. Saya sarankan anda mengunjungi tokobagus[dot]com atau berniaga[dot]com agar punya banyak pilihan dan bisa langsung membeli dari tangan pertama tanpa perantara.
  8. Membeli laptop online. Untuk anda yang sibuk dan tidak punya waktu untuk muter-muter di toko laptop, karena muter-muterpun biasanya hasilnya tidak jauh beda hehe…, kadang banyak waktu dan tenaga yang terbuang, anda bisa membelinya secara online, lagi pula saat ini sudah banyak tokok online yang aman dan terpercaya, misalnya TOKO ONE, bhineka atau klik n klik.Jangan khawatir rusak dierjalanan, karena jasa pengiriman sekarang sudah professional dan memberikan perlakuan khusus pada paket barang-barang elektronik. Jadi tinggal klik, laptop/ notebook pilihan ada datang sendiri ke rumah hihi…. Kecuali jika anda suka jalan-jalan sambil cuci mata.
Itulah beberapa saran dari saya berdasarkan beberapa kali pengalaman membeli laptop/notebook. Untuk rekomendasi, saya lebih cenderung merekomendasikan merk ASUS, karena secara kualitas selalu nomor satu menurut beberapa lembaga survey dunia dan pengalaman pribadi yang pernah membeli beberapa merk. Walaupun best seller selalu di pegang ACER. Subjektif sih, tapi mungkin bisa jadi pertimbangan untuk anda. Selain itu harganya juga terbilang pertengahan, tidak terlalu murah dan mahal juga, jika dibandingkan merk-merk lain dengan spec yang sama. Setelah mempunyai laptop anda juga perlu membaca Tips Lengkap Merawap Laptop DanBaterainya Agar Awet Juga Tahan Lama. OK, Selamat berbelanja!!

Cara Mudah Membuat Video Slide show dari Koleksi Foto kita


Hallo Sahabat !  --->> Apa Kabar...? Kali Ini Saya Akan Berbagi Dengan Sahabat Blogger Dan Pembaca Setia....Kali ini saya akan berbagi cara membuat Video Slide Show, tentu cara dan softwarenya sangat banyak tapi kali ini saya ajarkan cara yang simpel dengan menggunakan software total video conventer, langsung saja




  1. Download Total Video.Converter_3.50.rar Disini
  2. Unrar/ekstrak lalu instal. . .
  3. Buka Total Video Conventer 
  4. Klik New Task --> Import Photos (photos -> Video)
  5. Pilih/Cari foto yang anda ingin masukan dengan Mengklik add pictures, 

  6. Tambahkan  musik pada Slide Show anda, cari file audio (mp3) dikomputer anda, lalu pilih dengan mengklik add audio
  7. Bila ingin setting ukuran, frame rate atau mengatur efek klik setting, bila ingin mengatur efek transisi photo klik select effect, jika tidak langsung klik OK
  • Pilih keformat video apa yang anda inginkan Klik ke tab video file , saya sarankan untuk mengklik format avi atau mp4, dan setelah itu tunggu proses sampai selesai..

  • Selamat Mencoba...!!!
    Semoga Berhasil....?




    Selasa, 16 Juli 2013

    Perkembangan Teknologi Infomasi terhadap bidang AKUNTANSI MANAJEMEN

    Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak dalam kehidupan masyarakat. Sejak diketemukannya komputer pada tahun 1955, peradaban dunia telah memasuki era informasi. Teknologi informasi dengan komputer sebagai motor penggeraknya telah mengubah segalanya. Pemrosesan informasi berbasis computer mulai dikenal orang dan hingga saat ini sudah banyaksoftware yang dapat digunakan orang sebagai alat pengolah data untuk menghasilkan informasi. Dibidang akuntansi, sistem pemrosesan informasi akuntansi berbasis computer banyak ditawarkan dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para akuntan untuk menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji.

    Dalam era bisnis global, pengaruh kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindarkan lagi, seperti penggunaan telepon, faksimili, komputer, dan satelit dalam berbagai aktivitas sarana berkomunikasi perusahaan. Teknologi informasi memungkinkan manusia untuk memperoleh informasi dari tempat yang berjauhan dalam waktu yang singkat dan dengan biaya yang murah. Manajemen organisasi harus tanggap pada perubahan lingkungan ini jika ingin organisasinya tetap dapat bertahan dan meningkat kinerjanya. Manajemen organisasi juga harus sensitif terhadap pengaruh perkembangan teknologi yang mencakup informasi, peralatan teknik dan proses dalam mengubah input menjadi output. Selain itu, manajemen harus dapat memahami dengan baik peran system informasi dalam organisasi (Eliot, 1992).
    Perubahan lingkungan ini juga menuntut akuntansi manajemen sebagai suatu sistem informasi untuk menyediakan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka pengambilan keputusan manajemen.

    TEKNOLOGI INFORMASI DAN PERKEMBANGANNYA

    Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.
    Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.
    Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain :

    1.      Electronic Data Processing Systems,
    2.      Data Processing Systems (DPS),
    3.      Decision Support System (DSS),
    4.      Management Information System (MIS),
    5.      Executive Information Systems (EIS),
    6.      Expert System (ES) dan
    7.      Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998).

    EDP adalah penggunaan teknologi komputer untuk menyelenggarakan pemrosesan data yang berorientasi pada transaksi organisasi. Sistem ini digunakan untuk mengolah data transaksi yang sifatnya rutin (sehari-hari). Sistem ini tidak dapat membantu pekerjaan pihak manajemen yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Sistem ini hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketepatan waktu dan frekuensi penyajian laporan. Secara fundamental, EDP merupakan aplikasi system informasi akuntansi dalam setiap organisasi. Istilah data processing (DP) sebenarnya sama dengan EDP.
    MIS merupakan penggunaan teknologi komputer untuk menyediakan informasi yang berorientasi pada manajemen level menengah. MIS mengakui adanya kenyataan bahwa para manajer dalam suatu organisasi membutuhkan informasi dalam rangka pengambilan keputusan dan bahwa sistem informasi berbasis komputer dapat membantu penyediaan informasi bagi para manajer.
    DSS adalah suatu sistem informasi yang datanya diproses dalam bentuk pembuatan keputusan bagi pemakai akhir. Karena berorientasi pada pemakai akhir, maka DSS membutuhkan penggunaan model-model keputusan dan databasekhusus yang berbeda dengan sistem DP. DSS diarahkan pada penyediaan data yang nyata, khusus, dan informasi yang tidak rutin yang diminta oleh manajemen. DSS dapat digunakan untuk menganalisis kondisi pasar sekarang atau pasar potensial. DSS juga dapat membantu mengubah proses bisnis, dimana umumnya manajer membuat
    semua keputusan, namun dengan adanya teknologi informasi seperti decision support tools, access database, dan modelling software, pengambilan keputusanmenjadi bagian setiap orang.
    ES merupakan sistem informasi yang berbasis pada pengetahuan yang menggunakan pengetahuan tentang bidang aplikasi khusus untuk menjalankan kegiatan sebagai konsultan ahli bagi pemakai akhir. Seperti DSS, ES membutuhkan penggunaan model-model keputusan manajemen dan database khusus. Tidak seperti DSS, ES juga membutuhkan pengembangan basis pengetahuan daninference engine. Jika DSS membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan, maka ES membuat keputusan tersebut.
    EIS merupakan suatu sistem informasi yang berkaitan dengan kebutuhan manajemen puncak mengenai informasi strategik dalam proses pengambilan keputusan strategik. Sedangkan AIS merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi bersifat keuangan dan non keuangan bagi para pengambil keputusan.
    Penggunaan teknologi informasi pada aktivitas perusahaan seperti padavalue chain dapat menghasilkan beberapa keuntungan, seperti penghematan biaya,percepatan waktu operasi, peningkatan produktivitas, percepatan waktu pengirimanbarang dan jasa kepada pelanggan, serta peningkatan nilai barang dan jasa yangtinggi pada pelanggan.
    Salah satu teknologi informasi yang tidak kalah pentingnya adalah pemakaian Electronic Data Interchange (EDI). EDI adalah komunikasi antar komputer dengantujuan meningkatkan efektivitas dan mengurangi pekerjaan yang sifatnya klerikal.Hansen dan Hill (1989) mendefinisikan EDI sebagai pergerakan dokumen bisnisdalam format terstruktur antara berbagai patner bisnis dalam suatu organisasi.Dengan EDI, dokumen yang diterima dapat memerintahkan komputer secaraotomatis. EDI yang terintegrasi memberikan peluang pada manajer untukberkonsentrasi penuh pada pengambilan keputusan strategik dan meningkatkan kemampuan dalam pengendalian beberapa aktivitas.
    Teknologi akan terus berkembang. Teknologi informasi yang kuat akanmenjadi competitive edge bagi perusahaan dan sekaligus menjadi entry barrier(Fasio, 1994). Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungannya (Hanscombe, 1989).

    PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP
    BIDANG AKUNTANSI MANAJEMEN

    Sistem informasi akuntansi manajemen adalah sistem informasi yang memproses input sehingga menghasilkan output untuk mencapai tujuan khusus manajemen. Proses adalah inti dari sistem informasi akuntansi manajemen. Proses dapat dijelaskan oleh aktivitas seperti pengumpulan, (collecting), pengukuran (measuring), penyimpanan (storing), analisis (analysis), pelaporan (reporting), dan pengelolaan (managing) informasi. Output yang dihasilkan dapat berupa laporan khusus, biaya produksi, biaya pelanggan, anggaran, laporan kinerja, bahkan
    komunikasi personal.
    Sistem informasi akuntansi manajemen mempunyai tiga tujuan utama, yaitu (1) untuk menyediakan informasi yang digunakan dalam perhitungan biaya jasa, produk dan tujuan lain yang diinginkan manajemen, (2) untuk menyediakan informasi yang digunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan yang berkesinambungan, serta (3) untuk menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan (Hansen, 2000). Ketiga tujuan ini mengungkapkan bahwa manajer dan pengguna lainnya membutuhkan informasi akuntansi manajemen dan perlu mengetahui bagaimana cara menggunakannya.
    Informasi akuntansi manajemen dapat membantu manajemen mengidentifikasikan suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja. Informasi akuntansi manajemen dibutuhkan dan digunakan dalam semua lingkup manajemen, meliputi perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Lebih jauh lagi, kebutuhan akan informasi tidak terbatas pada organisasi manufaktur, tetapi juga mencakup organisasi dagang dan jasa.
    Akuntansi manajemen harus mampu menghadapi tantangan perubahan lingkungan sehingga dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan perubahan teknologi manufaktur, teknologi sistem informasi dan persaingan global. Sistem akuntansi manajemen harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Selain itu, kemajuan teknologi membawa dampak terhadap perkembangan dunia industri yang menuntut adanya kriteria penilaian kinerja perusahaan untuk mencapai tujuan secara optimal. Kriteria tersebut menyebabkan bidang akuntansi manajemen untuk dapat menyajikan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka pengambilan keputusan manajemen, baik strategik maupun taktis.
    Akuntansi manajemen hendaknya memperhatikan aplikasi konsep-konsep manajemen dan akuntansi yang tepat, serta teknik untuk menyajikan informasi keuangan yang berguna bagi manajemen dalam melakukan perencanaan, pengawasan, pengambilan keputusan, dan alokasi sumber daya yang paling ekonomis. Dengan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki, penerapan teknologi informasi merupakan suatu tantangan bagi akuntansi manajemen dalam menghadapi teknologi yang ada. Akuntan manajemenlah yang menentukan keputusan untuk menyesuaikan kemampuan teknologi informasi dengan kemampuan atau kapasitas perusahaan. Akuntan manajemen bertanggung jawab menciptakan iklim yang positif untuk melakukan perubahan didalam suatu organisasi. Jelasnya, terdapat keuntungan bagi manajemen untuk mengaplikasikan teknologi informasi. Teknologi informasi juga dapat memberikan kesempatan dan mendukung perusahaan untuk mampu lebih berkompetisi dalam era globalisasi. Pengertian kemampuan yang lebih kompetitif mengacu pada penyediaan fasilitas untuk dapat bersaing melalui perbaikan mutu pelayanan.
    Berikut ini adalah beberapa contoh implementasi teknologi informasi dalam akuntansi manajemen. Penerapan EDI dalam Just In Time (JIT) menawarkan pengendalian persediaan, mengarahkan orientasi pada kualitas dan efisiensi tenaga kerja. EDI juga memberikan peluang pada akuntan manajemen dalam meningkatkan kualitas yang berkaitan dengan production, shedulling, sales forecasting, mempercepat internal response time, berhubungan secara lebih dekat dengan pelanggan, dan membantu manajemen dalam meningkatkan pengendalian aktivitas bisnis.
    Tantangan bagi akuntan manajemen lainnya adalah berupa tekanan luar yang berasal dari partner dagang (internal pressure). Banyak perusahaan dan organisasi yang menyadari bahwa mereka tidak dapat melanjutkan aktivitas usahanya bila
    tidak bergabung dengan Information Technology Network. Perusahaan yang ketinggalan dalam menerapkan teknologi informasi akan sulit berkomunikasi dengan yang lain disamping tidak dapat bersaing. Sedangkan perusahaan yang telah mengimplementasikan teknologi informasi merasa enggan untuk berhubungan dengan perusahaan yang belum mengimplementasikan teknologi informasi. Akuntan manajemen juga harus mempertimbangkan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Mereka harus mampu menyesuaikan tingkat perkembangan perusahaan dengan tersedianya perangkat keras dan perangkat lunak yang ada. Implementasi teknologi informasi harus mempertimbangkan bukan hanya biaya investasi saja, melainkan juga biaya perawatan dan biaya operasi, termasuk biaya tenaga ahli dan pemakaian jaringan pada pihak ketiga.
    Akhirnya, dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi informasi harus juga disesuaikan dengan kultur atau budaya manusia secara umum. Jangan sampai dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi informasi tersebut hanya melihat dari sisi teknologinya saja tanpa mempertimbangkan konteks social dan kultur di negara asal yang kondisinya jauh berbeda. Dari gambaran diatas, terdapat suatu fenomena yang menarik, yaitu sistem informasi dan teknologi yang canggih akan memberikan peluang untuk membuat organisasi lebih hidup.

    Selasa, 16 April 2013

    Elastisitas Permintaan dan Penawaran


    ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN




    Elastisitas Permintaan Dan Penawaran
    A. Pengertian Elastisitas
    Salah satu pokok bahasan yang paling penting dari aplikasi ekonomi adalah konsep elastisitas. Pemahaman dari elastisitas harga dari permintaan dan penawaran membantu para ahli ekonomi untuk menjawab suatu pertanyaan, yakni apa yang akan terjadi terhadap permintaan dan penawaran, jika ada perubahan harga? Apa yang terjadi pada “keseimbangan harga” bila factor-faktor yang mempengaruhi kurva demand dan supply berubah? Dan beberapa besar pengaruhnya?
    Untuk menjawab ini pakailah konsep elastisitas.
    Secara umum, elastisitas adalah suatu pengertian yang menggambarkan drajat kepekaan atau respon dari jumlah barang yang diminta atau ditawarkan akibat perubahan factor yang mempengaruhinya. Dalam pembahasan ini akan diterangkan cara untuk menghitung elastisitas permintaan dan penewaran dan factor-faktor yang mempengaruhi masing-masing elastisitas tersebut.
    B. Elastisitas Permintaan
    Elasstisitas permintaan adalah suatu alat atau konsep yang digunakan untuk mengukur derajat kepekaan atau respon perubahan jumlah atau kualitas barang yang dibeli sebagai akibat perubahan factor yang mempengaruhi. Dalam hal ini pada dasarnya ada tiga variable pertama yang mempengaruhi, maka dikenal tiga elastisitas permintaan, yaitu: “Elastisitas Harga Permintaan, Elastisitas Silang, Dan Elastisitas Pendapatan”.
    v Elastisitas Harga Permintaan
    Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan atau respon jumlah permintaan akibat berubahan harga barang atau dengan kata lain merupakan perbandingan dari pada presentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan dengan harga dipasar, sesuai dengan hokum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun dan sebaliknya.
    Dalam analisis, elastisitas harga permintaan lebih kerap dinyatakan sebagaielastisitas permintaan. Nilai perbandingan antara persentasi perubahan jumlah diminta dengan persentasi perubahan harga disebut koefisien elastisitas permintaan.
    • Rumus perhitungan
    Koefesien elastisitas permintaan adalah suatu angka penunjuk yang menggambarkan sampai seberapa besarkah perubahan jumlah barang yang diminta apabila dibandingkan dengan perubahan harga. Koefesien elastisitas permintaan dihitung dengan menggunakan rumus dibawah ini:
    Ed = Persentasi Perubahan Jumlah Barang Yang Diminta
    Presentasi perubahan harga
    Misalnya harga berubah dari P menjadi P1 dan jumlah barang yang diminta berubah dari Q menjadi Q1. dengan permisalan ini rumus diatas dapat dinyatakan sebagai berikut:
    Q1 – Q
    Ed = Q
    P­1 – P
    P
    Dengan rumus yang telah diterangkan diatas sekarang dapatlah dihitung besarnya koefesien elastisitas permintaan atau dengan singkat elastisitas permintaan, apabila diketahui besarnya perubahan harga dan perubahan jumlah yang diminta. Untuk tujuan ini perhatikanlah dua contoh berikut, yaitu: (i) kasus harga meningkat dan (ii) kasus harga menurun.
    o Kasus Harga Menurun
    Misalkan kita ingin mengetahui besarnya koefesien elastisitas dari permintaan keatas beras. Didapati bahwa pada waktu harga beras adalah Rp. 4000 sekilogram, jumlah beras yang dibeli konsumen adalah 10.000 kg; dan pada waktu harga Rp. 3000 sekilogram, jumlah berah yang ingin dibeli adalah 15.000 kg. Dengan menggunakan rumus yang telah diterangkan dan dengan menggantikan nilai-nilai diatas dalam rumus tersebut, dapatlah elastisitas permintaan beras dihitung. Nilai koefesien elastisitas yang diperoleh adalah:
    15.000 – 10.000
    Ed = 10.000
    3000 – 4000
    4000
    5000 1/2
    = 10000 = - 1/4
    - 1000
    4000
    = -2
    Ternyata nilai yang diperoleh adalah negative. Ini merupakan keadaan yang selalu akan terjadi. Nilai yang negative disebabkan karena harga dan jumlah barang yang diminta mengalami perubahan kearah yang berbalikan.Penurunan harga menaikan permintaan, manakala kenaikan harga menaikan permintaan.
    o Kasus Harga Meningkat
    Didalam perhitungan diatas dimisalkan bahwa harga mengalami penurunan dari Rp. 4000 menjadi Rp. 3000, oleh sebab itu permintaan telah bertambah dari 10000 kg menjadi 15000 kg. Bagaimanakah kalau perubahan tersebut dipandang dari sudut sebaliknya? Yaitu dimisalkan harga naik dari Rp. 3000menjadi Rp. 4000, oleh karenanya permintaan berkurang dari 15000 kg menjadi 10000 kg? kalau perubahan harga dan permintaan dipandang secara ini, elastisitas permintaan ke atas beras adalah:
    10000 – 15000
    15000
    Ed =
    4000 – 3000
    3000
    -5000
    15000 -1/3
    = =
    1000 1/3
    3000
    = -1
    • Cara Menghitung Koefesien Elastisitas yang Di Sempurnakan
    Cara yang digunakan untuk memperbaiki kelemahan diatas adalah dengan menggunakan nilai titik tengah (nilai diatas sebelum perubahan dan sesudah perubahan) dari pada harga dan jumlah yang diminta didalam menghitung persentasi perubahan harga dan persentasi perubahan jumlah yang diminta. Kalau dimisalkan harga berubah dari P menjadi P1 dan jumlah barang yang diminta berubah dari Q menjadi Q­1; berdasarkan kepada prinsip perhitungan yang baru, rumus yang disempurnakan untuk mencari koefesien elastisitas berubah menjadi seperti berikut
    Q – Q1
    (Q + Q1)/2
    Ed =
    P – P1
     (P – P1)/2
    • Tingkat Elastisitas Permintaan
    Nilai koefesien elastisitas berkisar diantara nol dan tak terhingga. Dalam menentukan tingkatan elastisitas harga permintaan ada lima tingkatan, yaitu:
    1) Apabila perubahan harga mengakibatkan perubahan yang lebih besar dari jumlah barang yang diminta disebut dengan elastisitas yang elastis (elastic), dimana besar koefesiennya adalah besar dari satu. Bentuk kurva permintaannya lebih landai.
    2) Apabila persentase perubahan harga sama besarnya dengan persentase perubahan jumlah barang yang diminta, disebut dengan elastisitas yang unity (unitari), dimana besar koefesiennya sama dengtan satu, bentuk kurva permintaannya membentuk sudut 45 derajat dari titik asal.
    3) Apabila persentase perubahan harga mengakibatkan perubahan kenaikan jumlah barang yang diminta yang lebih kecil, disebut dengan elastisitas yang inelastic dimana besar koefesiennya lebih kecil dari satu. Bentuk kurva permintaannya lebih curam.
    Pembagian kedalam tiga katagori tersebut disebabkan karena perbedaan (Total Renenue) sebagai akibat perubahan harga masing-masing katagori.
    4) Permintaan yang elastis sempurna (perfectly elastic), ini merupakan tingkat yang paling tinggi dari kemungkinan elastisitas, dimana resp[on yang paling besar dari jumlah barang yang diminta terhadap harga, bentuk kurva permintaannya merupakan garis horizontal dengan sempurna sejajar dengan sumbu datar, besar elastisitasnya tidak berhingga pada kondisi ini berapapun jumlah permintaan, harga tidak berubah atau pada tingkat harga yang jumlah jumlah permintaan dapat lebih banyak.
    5) Kurva permintaan yang tidak elastis sempurna (perfectly inelastic), ini merupakan tingkat paling rendah dari elastisitas dimana respon yang jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga adalah sangat kecil, bentuk kurva permintaannya vertical dengan sempurna dengan sumbu tegak, besar koefesien elastis nya adalah nol, artinya bagaimanapun harga tinggi, konsumen tidak akan mengurangi jumlah permintaaan nya.
    • Factor Yang Mempengaruhi Elastisitas Harga Permintaan
    “Ada beberapa factor yang menentukan elastis harga permintaan, yaitu:
    1. Tersedia atau tidaknya barang pengganti dipasar
    2. Jumlah pengguna atau tingkat kebutuhan dari barang tersebut
    3. Jenis barang dan pola preferensi konsumen
    4. Priode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga atau priode waktu penggunaan barang tersebut
    5. Kemampuan relative anggaran untuk mengimpor barang
    Ø Elastisitas akan besar bilamana:
    1. Terdapat banyak barang subtitusi yang baik
    2. Harga relative tinggi
    3. Ada banyak kemungkinan-kemungkinan penggunaan barang lain
    Ø Elastisitas umumnya akan kecil, bilamana:
    1. Benda tersebut digunakan dengan kombinasi benda lain
    2. Barang yang bersangkutan terdapat dalam jumlah banyak, dan dengan harga-harga yang rendah
    3. Untuk barang tersebut tidak terdapat barang-barang subtitusi yang baik dan benda tersebut sangat dibutuhkan
    v Elastisitas Silang
    Koefesien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap suatu barang apabila terjadi perubahan terhadap harga barang lain dinamakan elastisitas permintaan silang atau dengan ringkas elastisitas silang.
    Apabila perubahan harga barang Y menyebabkan permintaan barang X berubah, maka sifat penghubung diantara keduanya digambarkan oleh elastisitas silang. Besarnya elastisitas silang (Es) dapat dihitung berdasarkan pada rumus berikut
    Es = Persentasi perubahan jumlah barang X yang diminta
    Persentasi perubahan harga barang Y
    Perubahan harga suatu barang akan mengakibatkan pergeseran permintaan kepada produk lain, maka elastisitas silang (Exy) adalah merupakan persentase perubahan permintaan dari barang X di bagi dengan persentase perubahan harga dari barang Y.
    Apabila hubungan kedua barang tersebut (X dan Y) bersifat komplementer (pelengkap) terhadap barang lain, maka tanda elastisitas silangnya adalah negative, misalnya kenaikan harga tinta akan mengakibatkan penurunan permintaan terhadap pena.
    Apabila barang lain tersebut bersifat subtitusi (pengganti) maka tanda elastisitas silangnya adalah positif, misalnya kenaikan harga daging ayam akan mengakibatkan kenaikan jumlah permintaan terhadap daging sapid an sebaliknya.
    Bentuk umum dari elastisitas silang:
    Es = Qx x Ps > 0 Subtitusi
    Ps Qx
    Es = Qy x Pk > 0 Komplimenter
     PK Qy
    v Elastisitas Pendapatan
    Koefesien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap sesuatu barang sebagai akibat dari pada perubahan pendapatan pembelian dinamakan elastisitas penerimaan pendapatan atau secara ringkaselastisitas pendapatan. Besarnya elastisitas pendapatan (EY) dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut[6]:
    EY = Persentasi perubahan jumlah barang yang diminta
    Persentasi perubahan pendapatan
    Apabila yang terjadi adalah kenaikan pendapatan yang berakibatkan naiknya jumlah barang yang diminta, maka tanda elastisitas tersebut adalah positif dan barang yang diminta disebut barang normal atau superior.
    Bila kenaikan dalam pendapatan tersebut berakibat berkurangnya jumlah suatu barang yang diminta, maka tanda elastisitas terhadap barang tersebut adalh negative dan barang ini disebut dengan barang inferior atau giffen.
    C. Elastisitas Penawaran
    Dengan menerangkan mengenai hokum penawaran pada bab yang lalu telah diterangkan bahwa perubahan harga akan mengubah jumlah penawaran. Oleh sebab itu konsep elastisitas juga dapat digunakan untuk menerangkan perubahan penawaran. Elastisitas permintaan mengukur responsive permintaan ynag ditimbulkan oleh perubahan harga. Sedangkan penawaran mengukur responsive penawaran sebagai akibat perubahan harga.
    Koefesien elastisitas penawaran dapat dihitung dengan menggunakan rmus berikut:
    Ed = Persentasi perubahan jumlah barang yang ditawarkan
    Persentasi perubahan harga

    Untuk tujuan penghitungan rumus diatas perlu diubah menjadi:
    QB - QA
    QA
     ES =
    PB - PA
    PA
    Dimana Es adalah koefesien elastisitas penawaran, QB jumlah baru barang yang ditawarkan, QA jumlah penawaran yang asal, PB tingkat harga yang baru, dan PAtingkat harga yang asal.
    v Tingkat Elastisitas Kurva Penawaran
    Elastisitas penawaran mempunyai sifat-sifat yang bersamaan dengan elastisitas permintaan, yaitu tedapat lima tingkatan elastisitas: elastis sempurna, elastis, elastisitas uniter, tidak elastis dan tidak elastis sempurna.
    Elastis sempurna terwujud apabila para penjul bersedia menjual semua barangnya pada satu harga tertentu. Bentuk kurva penawarannya sejajar dengan sumbu datar. Tidak elastis sempurna bentuk kurva penawarannya sejajar sumbu tegak, terwujud apabila penjual sama sekali tidak dapat menambah penawarannya walaupun harga bertambah timggi.
    Kurva penawaran yang tidak elastis, elastisitas uniter dan elastis. Pada elastisitas uniter apabila kurva tersebut bermula dari titik 0. kurva penawaran yang tidak elastis apabila perubahan harga menimbulkan perubahan yang relative kecil terhadap penawaran. Dan kurva penawaran elastis apabila perubahan harga menyebabkan perubahan yang relative besar terhadap penawaran.
    v Factor-Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Penawaran
    Ada dua factor yang dikatakan sangat penting didalam menentukan elastisitas penawaran, yaitu: sifat dari perubahan biaya produksi dan jangka waktu dimana penawaran tersebut dianalisis
    Elastisitas penawaran juga tergantung kepada waktu, apabila harga berubah, para ahli ekonomi membedakan tiga waktu atau masa bagi produsen dalam rangka menyesuaikan jumlah barang yang akan ditawarkan dengan perubahan harga tersebut. Adapun tiga waktu tersebut adalah:
    1. Tiga immediate Run/ Momentary Period/ M,arket Period, suatu priode waktu yang sangat pendek, dimana jumlah barang yang terdapat dipasar tidak dapat dirubah, yaitu hanya sebanyak yang ada dipasar, kurva penawarannya in elastis sempurna.
    2. The short run, adalah suatu priode waktu yang cukup panjang bagi suatu perusahaan untuk memproduksi barang, tetapi tidak cukup panjang untuk mengembangkan kapasitas atau masuk pasar bagi perusahaan baru, sehingga out put hanya dapat dikembangkan sebatas kapasitas yang ada, bentuk kurva penawaran unity.
    3. The long run, adalah suatu priode waktu yang sangat panjang bagi perusahaan baru untuk masuk kedalam pasar dan bagi perusahaan lama untuk membuat perencanaan untuk mengembangkan perusahaan yang lebih memungkinkan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan harga, bentuk kurva penawarannya lebih elastis.

    Senin, 31 Oktober 2011

    Fakta dari Film Transformer 3


    Setelah sebelumnya dilanda kegelisahan akan rasa takut kalau-kalau film Hollywood gak bisa tayang di bioskop  yang ada di Indonesia, karena memang sejak tanggal 8 Pebruari 2011, pemerintah kita telah memutuskan untuk mengehentikan sementara penayangan film-film Asing di Indonesia, terkait masalah pajak, cukai, dsb. Akan tetapi, akhirnya kegelisahan saya itu dijawab sudah. Sejak tanggal 9 Juni 2011 lalu, pemerintah Indonesia pun akhirnya menyatakan untuk membuka kembali import film-film Asing. Tentu ini sebuah kabar gembira buat saya, dan semua pecinta film-film Hollywood di Indonesia (tanpa mengesampingkan film-film lokal tentunya). Dan salah satu film Hollywood yang paling saya suka (setelah trilogy Lord of the Ring), adalah Transformers. Dan memang sepertinya bukan cuma saya yang suka film ini.

    Film berdurasi 2 Jam 20 Menit ini, merupakan film aksi terpanjang daripada sekuel-sekuel sebelumnya. Dimana sekitar 1,5 jam digunakan untuk membentuk cerita, diselingi aksi-aksi perkelahian robot seperti biasanya. Dan 1 jam terakhir digunakan sebagai pamungkas film yang hampir di setiap scene terakhir ini selalu menampilkan aksi-aksi yang membuat mata kita terus melotot tanpa bisa menghela nafas sedikitpun. Dan lokasi shuting yang yang dipilih adalah kebanyakan di Washington DC dan Chicago.

    Film ini telah menjadi TOP BOX OFFICE di Amerika, dan memcahkan rekor Sipder-Man 2 sebagai film berpenghasilan terbesar di hari ke-4 penayangannya.

    Berikut ini akan saya paparkan fakta-fakta yang terdapat dalam film Transformers 3, yang berhasil saya kemas melalui sudut pandang pribadi saya, ditambah kumpulan dari berbagai sumber yang lainnya.

    1.      Merupakan khas film Transformers yang memiliki alur cerita super cepat. Akan tetapi di sekuelnya yang ke-3 ini, alur film sedikit monoton di bagian pertama. Terlalu banyak dialog yang tak penting dimasukan. Usaha membangun cerita terlalu panjang dan bertele-tele, sehingga kekuatan cerita sulit mendapatkan keutuhannya. Akan tetapi di bagian akhir lumayan keren abis.
    2.    Sosok kecantikan dan keseksian tubuh Carly (Rosie Huntington-Whiteley), terlalu diekspose. Mungkin karena sang sutradara ingin menunjukan kalau Rosie juga tak kalah seksi dengan Megan Fox. Tapi karena terlalu sering, membuat cerita dari film ini menjadi terganggu.
    3.    Hilangnya Michaela tidak dijelaskan di sekuel ini. Padahal karakter Michaela sangat kuat pada film-film sebelumnya, Trasformers 1 dan 2..
    4.    Film Dark Of The Moon ini lebih menonjolkan sisi drama action, ketimbang Adventure nya. Tidak seperti di Trasformers 1 dan 2.
    5.    Si penulis cerita sungguh berani untuk mengadaptasikan kisah film fiksi ini ke dalam sejarah Apollo 11. Suatu usaha yang hebat, menurut saya.
    6.    Melihat film ini, saya serasa nonton film Star Wars, War of the World, dan malah di bagian akhir saat alien menginvasi bumi, serasa nonton film Independence Day. Jadi seakan-akan kesan Transformers di sini hilang begitu saja. Untung ada Optimus dan Bumble Bee yang selalu mengingatkan kalau ini adalah Transformers.
    7.      Ironhide dan Weeljack terbunuh di sekuel ini!
    8.      Fakta : Ketika Megan Fox didepak dari Transformers, dikabarkan artis cantik seperti Gemma Arterton, Ashley Greene, Brooklyn Decker, Miranda Kerr, Bar Refaeli, Amber Heard, Camilla Belle, Katie Cassidy, Heidi Montag dan Anna Kendrick sempat dijadikan pilihan untuk menggantikannya, sebelum akhirnya terpilih Rosie Huntington-Whiteley.
    9.   Transformers 3 Ini merupakan trikuel pertama yang digarap sutradara Michael Bay.
    10. Selama syuting di Washington, DC, Chevrolet Camaro yang memerankan Bumblebee sempat ditabrak mobil polisi K-9 SUV saat mereka menanggapi ancaman bom di sana. Petugas polisi yang terlibat mengalami luka ringan, dan Bumblebee mengalami kerusakan yang cukup besar. Tapi syuting tetap dilanjutkan, karena ada mobil pengganti untuk masing-masing karakter yang biasa digunakan untuk pemotretan.
    11.  Adegan Sam dkk di sebuah apartemen miring saat diserang The Driller, ternyata dibuatkan sebuah ruangan khusus yang benar-benar miring di studio.
    12.  Sekitar 1 juta Dollar telah dihabiskan hanya untuk syuting selama dua hari di Milwaukee Art Museum.
    13.  Modus alternatif Laserbeak dalam Transformers di kantor Jerry Wang adalah kaset. Akan tetapi benda itu dianggap kuno. Akhirnya dipilih dua bentuk modern, sebuah komputer desktop & printer laser.
    14.  Ini adalah film pertama yang dimulai dengan Megatron yang sedang sadar. Dalam Transformers 1 Megatron mati suri dan terbangun di akhir cerita. Di Transformers 2 dia mati lalu dibangkitkan oleh The Doctor Desepticon.
    15.  Mirage Autobot (Dino) awalnya adalah mobil bala Formula-1, tapi kemudian diubah ke jenis Italia Ferrari 458.
    16.  Saat perbincangan antara Sam yang tengah dipengaruhi oleh Desepticon penyadap berbentuk jam tangan, dengan Direktur NEST, Mearing, tampak di belakang mereka sebuah jet pribadi (Nomor identifikasi "N4500X") Pesawat jet itu adalah milik pribadi Michael Bay, yang kemudian terlihat dalam film sebagai pesawat di mana Sam dan Mearing terbang ke Florida untuk melihat The Zenthium.
    17.  Menurut Michael Bay, sekitar 532 mobil hancur dalam film ini, mereka benar-benar diberikan oleh perusahaan asuransi.
    18.  Syuting sementara ditunda pada tanggal 2 September 2010 di Hammond, Indiana, ketika terjadi sebuah kecelakaan yang sangat serius menimpa salah satu pemain ekstra yang tengah menyetir salah satu mobil dalam sebuah adegan aksi. Kecelakaan itu terjadi ketika kabel baja yang difungsikan untuk menarik sebuah mobil dengan hentakannya, karena sambungan yang gagal, sehingga menabrak mobil tersebut dan dan lantas mengenai tengkorak kepalanya. Pemain ekstra tersebut bernama Gabriella Cedillo, yang harus menjalani operasi otak. Dia megalami kerusakan otak kiri yang permanen, serta lumpuh di sisi kiri dan mata kirinya dijahit. Pihak Paramount mengaku bertanggung jawab atas kecelakaan itu, dan menutupi semua biaya medis yang terjadi. Namun demikian, pada tanggal 5 Oktober, keluarga Cedillo yang mengajukan gugatan, yang mengutip tujuh dakwaan kelalaian terhadap Paramount, DW Studios dan beberapa terdakwa lainnya (tidak termasuk Michael Bay), dengan jumlah kerusakan diduga lebih dari US $ 350.000.
    19.  Rosie Huntington-Whiteley tidak memiliki pengalaman akting sebelumnya.
    20.  Model Wheeljack dibuat seperti Albert Einstein, dan karakternya dimodelkan pada karakter Disney Ludwig Von Drake.
    21.   Sentinel Prime awalnya dimaksudkan untuk menjadi berwarna kuning, tetapi karena truk pemadam kebakaran yang merah standar, akhirnya dia berwarna merah.
    22.   Fisik pemodelan Sentinel Prime diambil pada sosok Sean Connery.
    23.   Dalam adegan pembukaan, dalam kilas balik ke 1961 ditunjukkan di mana kantor muncul dengan beberapa pesawat ruang angkasa dan model roket di latar belakang. Salah satunya adalah roket Saturn V, padahal pada tahun 1961 roket itu belum dibuat.
    24.   Dalam adegan pertempuran besar sepatu Carly terus berubah, yang paling terlihat ketika ia bicara dengan Megatron.
    25.   Dalam adegan pertama Carly, rambutnya pergi dari ikal ke lurus ke ikal lagi.
    26.   Di jembatan, ketika Sam dan Carly ciuman, tangan kanannya diposisikan di wajah Sam dan ibu jari persis di bawah telinga Sam. Adegan berikutnya tangan kanannya di belakang kepalanya Sam. Dan terus begitu selama adegan ini.
    27.   Ketika Simmons sedang diwawancara dan duduk di kursinya, seorang pria lewat dan mengambil sebuah palu. Coba lihat scene sebelumnya, palu yang diambil orang itu bukan pada posisi sebelumnya. Artinya palu itu bergerak.
    28.   Selama Autobots mengemudi sambil menembak di Jalan LaSalle, di Chicago, mobil Porsche yang membawa kamera  dan unit kamera yang lebih kecil dapat dilihat.
    29.   Ketika Sam dan Dylan berkelahi di atas puing-puing. Perhatikan jam di gedung belakang mereka. Perubahan waktu dari adegan ke adegan. Pada shoot pertama itu jam 14:20, kemudian jam 1:00, dan di shoot berikutnya jam 11:05. Padahal dalam cerita perkelahian itu seharusnya tidak harus berjam-jam.
    30.   Ketika Transformers ditampilkan melindungi mobil diplomatik, bendera Iran pada mobil tampak terbalik.
    31.   Selama plot Megatron menjelaskan bahwa maksud sebenarnya nya datang ke bumi adalah untuk bertemu dengan Sentinel Prime daripada untuk mencari AllSpark, namun hal ini sulit untuk percaya mempertimbangkan Megatron jatuh mendarat beberapa ratus tahun sebelum kedatangan Sentinel di 1960-an.
    32.   Ketika Sam diwawancarai oleh Bruce Brazos ada bola kaca di meja, menunjukkan refleksi dari kamera di sudut kiri bawah tangan tembakan. Kameramen terlihat seluruh adegan ini.
    33.   Ketika Sentinel mengungkapkan kesepakatan dengan Megatron dan membunuh Ironhide, berkarat perubahan senjatanya sisi belakang dan sebagainya. Ketika dia menembak Ironhide untuk pertama kalinya itu di tangan kanannya, kedua kalinya itu di sebelah kirinya. Ketika dia mulai menembak secara acak ke tim NEST dan kantor pusat, itu adalah di tangan kanannya, dan sementara dia mengubah ke mode alternatif, ia adalah menembak dengan tangan kirinya.
    34.   Selama adegan salah satu Decepticons Meksiko bertarung dengan Ironhide, mereka mengeluarkan darah. Namun tidak ada darah di jalan. Hal ini terjadi dua kali.
    35.   Lennox mengatakan ada pesawat yang berangkat dari Pangkalan Angkatan Udara Grissom, menuju ke Chicago. Padahal Grissom belum menjadi Pagkalan Angkatan Udara selama hampir 15 tahun.
    36.   Ketika Optimus Prime menggabungkan Matrix di dada Sentinel, ia mulai berbicara setelah dia diberitahu bahwa dia aman. Dalam film pertama, Transformers belajar bahasa bumi melalui Internet. Sentinel tidak bisa menyadari hal ini karena dia dalam mode tidur sejak dia jatuh ke bulan, dan mengingat dia tidak tahu di mana dia, tidak mungkin untuk mengetahui bagaimana berbicara bahasa Inggris.
    37. Tokoh antagonis The Driller terdiri dari 70.051 bagian. Sebaliknya, si ketua Autobot, Optimus Prime, cuma terdiri dari 10.108 bagian. Karena kompleksitas dari The Driller, hanya beberapa seniman yang sanggup bekerja dengan teknologi desktop tercanggih milik ILM (digital production) dan sanggup memuat gambar ketika syuting adegan di atas bangunan. Bahkan untuk menyelesaikan bagian ini, mereka harus menunggu sekitar hampir satu jam untuk me-load file.
    38. Daya komputasi yang besar dibutuhkan supaya The Driller bisa menghancurkan skyscraper. Bayangin aja, butuh waktu 288 jam per frame untuk merender The Driller bersama dengan bangunan CG photoreal yang mencakup semua refleksi di kacanya.
    39. Stereo 3D ditambahkan ke dalam kompleksitasnya. Pada saat scene live-action, tim produksi memilih mengambil jarak interocular, yang merupakan jarak antara pusat lensa dari dua kamera. Mereka mengambil informasi yang sama dan dicopy persis sehingga menciptakan gambar yang minim cacat.
    40. Di akhir minggu proses produksi, tim ILM memakai seluruh lahan mereka demi pembuatan Transformer 3! Berdasarkan perhitungan, butuh waktu render lebih lebih dari 200.000 jam per hari (atau setara dengan 22,8 tahun untuk membuatnya dalam periode 24-jam)!
    41. Sentuhan terakhir adalah "Secret Sauce", sejenis efek tajam yang digunakan untuk meningkatkan tampilan teatrikal. Karena beberapa film 3D terlihat gelap atau lembut ketika diproyeksikan, maka tim ILM memastikan bahwa pemilik bioskop juga menyediakan lampu terang di bioskop.
    42. Film ini memiliki urutan teknis yang paling menantang yang pernah difilmkan. Para yang membuat film ini juga membuat film ‘Avatar’ so you know it will be good.
    43. Film ini hadir dalam 3D! Sutradara Michael Bay membuat film ini dengan kamera 3D dan menegaskan bahwa setiap orang akan menyukainya. Efek 3D khusus membuat seluruh hal yang jauh lebih baik
    44. Film ini keluar di bioskop lebih awal dari yang seharusnya. Film ini diputar sehari lebih awal dari yang seharusnya di Amerika karena Michael Bay yakin bahwa film ini akan mengesankan semua orang dan dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
    45. Mereka tidak takut untuk menghancurkan kota Chicago. Dalam film ini robot-robot dan deceptionnya benar-benar menghancurkan Chicago. Walikota Chicago memberi Michael Bay izin untuk menutup bagian-bagian kota agar dia bisa benar-benar membuat film ini. .
    5.Say Hello to the new Megan Fox ! Aktris yang cantik ini diganti setelah ia berbicara buruk tentang Michael Bay. Super Model Rosie Huntington-Whitley langsung menggantikan Megan di film ini , dan beberapa orang berpendapat bahwa ia terbukti telah melakukan pekerjaan yang lebih baik!